Kabar Baik Dari Kasih Karunia Allah (Kisah Para Rasul 20:24)

Memberitahu orang-orang tentang Yesus adalah sukacita bagi mereka yang menyadari apa yang Allah telah lakukan untuk menyelamatkan mereka.

Paul meletakkan ambisi tunggal dalam hidupnya: untuk memberi kesaksian kabar baik dari kasih karunia Allah. Kasih Karunia adalah cinta Allah yang di tunjukkan kepada kita melalui Yesus. Kita  tidak layak mendapatkannya, dan kita tidak pernah bisa mendapatkannya. Setiap orang yang pernah hidup bertanggung jawab atas kematian Yesus (Ro 4:25; 5: 8). Dosa-dosa kita membuat salib yang diperlukan. Tiap-tiap  dari kita bersalah dan layak di hukum selamanya. Tapi Tuhan mengejar orang dengan kasih-Nya (Luk 19:10) dan  mengampuni orang-orang ketika mereka datang kepada Yesus dalam pertobatan (Ibr 09:14).

Paul mengundang gereja untuk bergabung dengannya dalam berbagi tentang kasih karunia Allah: “Bergabunglah dengan saya dalam penderitaan untuk Injil, oleh kuasa Allah. Dia telah menyelamatkan kita dan memanggil kita untuk hidup suci bukan karena apa-apa yang telah kita lakukan, tetapi karena tujuan dan anugerah-Nya sendiri. anugerah ini diberikan bagi kita dalam Kristus Yesus sebelum awal waktu “(2Tim 1: 8-9). Allah telah menyelamatkan umat-Nya dari hukuman kekal karena kasih karunia yang murah hati dan penuh belas kasihan-Nya. Bagi mereka yang ingat bahwa mereka diselamatkan  ke kehidupan baru di dalam Yesus oleh kasih karunia-Nya sendiri, berbagi tentang Kabar Baik ini adalah sukacita yang luar biasa!

Yesus, tolong tunjukkan seseorang bagi saya yang hari ini dapat saya layani. Saya ingin memberitakan kepada orang lain tentang Engkau. Amin.

 

 

Leave a Reply